Tim Densus 88 Berhasil Amankan Terduga teroris Di Sukabumi

Tohavit.com –  Terkait dengan penangkapan kedua keluarga yang merupakan terduga teroris sudah dilakukan oleh tim Densus 88. Penangkapan terhadap terduga teroris yang merupakan dua keluarga tersebut dilakukan di sekitar Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Dengan penangkapan terduga teroris yang merupakan warga pendatang dan berstatus mengontrak rumah di daerah mereka juga sempat membuat para warga yang bertempat tinggal di sekitar lokasi kejadian yakni Kampung Cibuntu RT 03/03, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi menjadi geger.

Para petugas Densus 88 berhasil mengamankan dua orang terduga teroris dan juga melakukan penggeledahan di rumah kontrakan yang mereka huni. Informasi tersebut juga telah dibenarkan oleh sang pemilik rumah kontrakan, H Mumuh (74). Dia mengaku kaget penghuni kontrakannya ditangkap karena dugaan terlibat aksi terorisme. Menurut Mumuh di rumah itu ada dua keluarga yang tinggal.

“Saya baru mengetahui penangkapan itu setelah polisi menggeledah dan membawa dua wanita dan dua anak kecil. Mereka baru 17 hari tinggal di kontrakan, dengar dari petugas katanya terlibat terorisme,” kata Mumuh, Senin (9/7/2018).

Para petugas diketahui berhasil mengamankan empat buah telepon seluler dan sebuah pisau lipat. Mumuh mengaku belum mengenal dekat penghuni kontrakan miliknya itu, beberapa kali diminta identitas keluarga tersebut selalu menghindar.

“Ada dua keluarga yang mengisi kontrakan itu dan sampai sekarang kedua keluarga itu belum memberikan KTP maupun KK. Padahal sudah berulang kali diminta. Mereka masuk tanggal 22 Juni alasannya kecopetan, mereka hanya mengisi buku penghuni kontrakan mengaku bernama Samsul sementara perempuannya Sabrina,” jelas Mumuh.

Pelaku terduga teroris berhasil diamankan pada saat mereka berada di pasar bersama istri dan anaknya. Saat ditangkap pelaku tengah menggunakan motor.

Warga yang menyaksikan adegan penangkapan tersebut sempat mengira ada kecelakaan. “Saya kira ada kecelakaan, tapi ramai-ramainya teroris. Saya lihat satu orang laki-laki ditangkap lalu diborgol dan dimasukan ke mobil, ada anak kecil dan perempuan juga tapi mereka dibawa pakai motor entah kemana,” terang Nyai salah seorang warga yang juga pemilik warung di sekitar TKP penangkapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *