Tersangkutnya Peci Petugas, Gegerkan warga

Tohavit.com – Seorang pria yang menjadi petugas pengerek bendera merah putih pada upacara memperingati hari kemerdekaan Indonesia menitikka air mata saat mulai proses penghibaran bendera. Peci yang dipakai oleh salah satu pria tersebut tiba-tiba saja tersangkut oleh bendera dan ikut dikibarkan hingga atas bersama bendera merah putih.

Kejadian tersebut terjadi di Stadion Panji Bako, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Kamis (17/8/2017). Sebelum penghibaran dimulai, William bertugas menjadi yang membentangkan bendera dengan kedua tangannya, namun lebar bendera tersebut melebihi kepalanya sehingga pin dengan lambang burung garuda yang terpasang di pecinya menyangkut pada kain bendera.

Pada saat terjadi insiden tersebut William pun tidak bisa berbuat apa-apa, pasalnya kedua tangannya saat itu tengah memegang bendera hingga tidak sanggup memungut pecinya kembali saat tersangkut.

Peci tersebut tersangkut lantaran kain bendera mengenai pin logo burung Garuda. Akibat insiden ini, masyarakat yang menyaksikan pun bersorak.

Bahkan, ada yang tertawa. Bupati Dairi, Jhonny Sitohang yang juga sebagai pembina upacara memaklumi insiden tersebut.

“Sudah tak apa-apa. Yang pasti itu bukan unsur kesengajaan, mungkin faktor alam karena dihembus angin,” ujarnya.

Usai upacara, saat diminta komentarnya tentang insiden tersebut, Johnny menyebutkan kalau insiden kecil seperti itu tidak tertutup kemungkinan setiap acara akan terjadi.

Terpisah William, Paskibra yang pecinya tersangkut di bendera ketika diminta komentarnya terkait peristiwa tersebut tidak mau memberi komentar. Ia bersama rekan paskibra lainnya terlihat meneteskan air mata karena menyesalkan kejadian itu.

Hadir dalam upacara tersebut yakni, Bupati Dairi, Sekda, SKPD, Ketua DPRD, Ketua PKK, Kasdim 0206/D, Kapolres, Kasubden Pom1/4 Dairi, Kejari, Legium Veteran, Pimpinan BUMN dan BUMD, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan tamu undangan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *