Semangat Kakek Tua Untuk Tutup Lubang Di Pekalongan

Tohavit.com – Jalan raya Desa Tanjungsari, Pekalongan penuh lubang dan tak jarang juga membuat pengendara motor jatuh karenanya. Seorang kakek dibantu oleh polisi pagi hingga sore ini bahu membahu menambal lubang-lubang ini supaya tidak lagi memakan korban.

Hanya berbekal dua liter solar dan gerobak pinjaman, keduanya bahu membahu menambal jalan yang terletak di Desa Tanjungsari, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis (11/5/2017). Mbah Khambali (68) dan anggota Sitipol Polres Pekalongan Bripka Slamet (37) bergantian mengangkut aspal bekas yang sudah tidak terpakai dengan gerobak pinjaman.

Jalan Desa Tanjungsari ini, merupakan jalan sibuk pada jam berangkat dan pulang sekolah. Setidaknya ada 6 sekolah di lingkungan ini yang terdiri dari 3 Sekolah Dasar, 2 TK dan 1 Paud.

Belum lagi jika musim hujan tiba. Jalanan akan dipenuhi genangan air yang akan semakin membahayakan pengguna jalan.

“Ya, yang penting anak-anak, cucu-cucu ataupun warga lainnya yang lewat sini, tidak terjerembab lagi. Apalagi saat hujan turun,” ujar kakek 7 cucu ini dengan nada semangat.

Lubang jalan raya satu persatu ditambal dengan menggunakan aspal bekas. Kemudian mereka memadatkannya dengan balok kayu, diberi solar agar lengket dan tidak terkelupas.

Kegiatan sukarela menambal jalan sepanjang 500 meter ini, mereka lakukan sejak pagi higga sore hari. Kendati belum sempurna, namun kondisi jalan telah tampak tertutup rapi. Kepuasan dari senyum tua mbah Khambali nampak terllihat saat melihat hasil kerja kerasnya.

“Dia sepertinya terlalu bersemangat, tidak ada lelahnya. Saya malu yang masih muda, harus beberapa kali beristrahat,” ujarnya.

“Dengan jalan yang halus saja, dipastikan kendaraan menumpuk, apalagi jalan yang rusak,” imbuh Slamet.

Kepala Desa Tanjungsari, Agus Bowo mengapresiasi kerja keras Mbah Khambali dan Bripka Slamet.

“Saya salut dengan keduanya. Mbah Hambali yang sudah sepuh, mau melakukannya dengan sukarela,” Jelas Agus Bowo.

Sebenarnya, jalan setempat memang tengah diusulkan untuk dilakukan perbaikan jalan. Namun, untuk itu semua, Agus Bowo menjelaskan ada proses dan mekanismenya.

“Saya bangga pada warga yang mau ikut peduli terhadap pemeliharaan maupun perbaikan jalan,” tambahnya.

Sebenarnya jalan raya desa Tanjungsari ini, kata Agus, memang sedang diusulkan untuk mendapat perbaikan. Namun, masih ada proses dan mekanisme yang harus dilaluinya.

“Saya bangga pada warga yang mau ikut peduli terhadap pemeliharaan maupun perbaikan jalan,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *