Kakek Tua Cabuli Anak Kandung Dengan Dalih Kesurupan Roh Jahat

Tohavit.com – Seorang pria lanjut usia di Pekalongan tega menggauli anak kandungnya sendiri yang masih berumur 16 tahun. Perbuatan bejat pelaku sudah dilakukan sejak 2014 hingga 2016.

Pria yang berinisial K (60) kini sudah diamankan dan berada di Polres Pekalongan. K tega menggauli anaknya sendiri lebih dari 10 kali dalam kurun waktu 2014 hingga 2016.

Saat ini K masih menjalani pemeriksaan intensip di Polres Pekalongan. K membujuk korban untuk berhubungan badan sejak umur 13 tahun.

Dengan beralasan kemasukan roh K mengajak anak kandungnya sendiri untuk berhubungan badan.

K mengatakan korban tidak boleh menolak ajakan tersebut apabila tidak ingin hal buruk terjadi padanya.

“Waktu itu dia tidak menolak sama sekali,” ujar K, Jumat (11/8/2017).

K mengaku korban adalah anak terakhirnya. “Saya sudah punya cucu dua dari anak pertama. Waktu kejadian pertama korban masih umur 13 tahun,” katanya.

Dia tak berpikir kalau akan mendapat hukuman hingga 20 tahun penjara, sedangkan umrunya kini sudah 60 tahun.

“Berat pak, saya sangat menyesal,” katanya.

KBO Reskrim Polres Pekalongan, Iptu Bambang Tunggono, mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berkat laporan warga.

Perilaku keji ini awalnya telah terungkap di lingkungan keluarga dan terdengar masyarakat sekitar rumah korban.

“Kami cek ternyata benar, sekarang pelaku kami tahan untuk menjalani proses hukum,” kata Bambang.

Pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 dan 3 Undang Undang nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.
“Saat kejadian pertama korban masih umur 13 tahun. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” katanya.

Bambang menghimbau kepada masyarakat apabila mendapati perilaku aneh pada anggota keluarga harap langsung ditanyakan.

Ia juga meminta agar anak perempuan yang sudah remaja agar tidurnya dipisah dengan anggota keluarga lain untuk meminimalisir tindakan serupa.

“Meski jarang terjadi tapi ada baiknya diantisipasi. Kejadian bisa dilakukan apabila ada kesempatan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *