Jadi Korban Amukan Masa Lantaran Kepergok Mencuri Sepeda Motor

Tohavit.com – Seorang pria di Sukabumi babak belur dihajar oleh amukan para warga yang merasa emosi terhadap kelakuannya. Pria yang berinisial UD (48) tidak bisa berbuat apapun ketika para warga mengeroyoknya dengan pukulan.

UD dipukuli oleh warga lantaran terpergok sedang melakukan aksi pencurian terhadap sebuah sepeda motor yang sedang dalam posisi terparkir di pinggir jalan. Kronologi kejadian tersebut terjadi pada Selasa (10/7/2018).

Pada saat itu sang pelaku pencurian sedang melintas di Kampung Cilingkeuy RT 15/05, Desa Gunungendut, Kalapanunggal, Sukabumi, melihat sepeda motor Supra Fit bernopol F 4884 UT terparkir di pinggir jalan ditinggal pemiliknya. Pelaku langsung merasa jika ada kesempatan untuk segera menggondol sepeda motor tersebut.

“Pelaku melihat motor milik korban terparkir di pinggir jalan, saat itu korban tengah berada di kebun miliknya. Melihat kesempatan itu, timbul niat jahat pelaku untuk menguasai motor korban,” kata Kasubag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunart Rabu (11/7/2018).

Baru saja berhasil menghidupkan mesin motor yang sudah diincarnya itu, sang pemilik motior tiba-tiba datang dan langsung berteriak maling ke pelaku. Panik aksinya kepergok, pelaku melarikan diri. Warga yang mendengar teriakan korban berdatangan ke lokasi dan ikut melakukan pengejaran.

Aksi kejar-kejaran terjadi hingga sejauh 1 kilometer, hingga akhirnya UD ditangkap warga. Bogem mentah melayang ke wajah pria paruh baya tersebut. Beruntung, saat itu tiga personel kepolisian Polres Sukabumi mendatangi TKP dan mengamankan pelaku.

“Ada warga yang melapor ke polisi, menghindari hal yang tidak diinginkan pelaku langsung kita amankan berikut barang bukti motor milik korban,” ungkap dia.

Saat ini pelaku sudah berhasil diamankan dan berada di Polres Sukabumi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku sebelumnya sempat dibawa ke Kantor Desa Gunungendut oleh warga, petugas sigap mengamankan pelaku dari amukan massa. Saat ini pelaku sudah berada di Rutan Polres Sukabumi guna penyidikan lebih lanjut,” ujar Sunarto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *